Gratis! Akses Pembelajaran Online Terbuka AI bisnis Kemenko, Jangan Terlewat!

Daftar Isi

Siswa SMA diskusi literasi digital di taman

💡 AI Bisnis Kemenko: Kemenko PMK resmi merilis platform "Bijak Cerdas Berdigital dan Ber-AI" sebagai sarana pembelajaran online terbuka gratis bagi masyarakat untuk menguasai literasi teknologi secara bertanggung jawab.

Pernahkah detikers membayangkan betapa cepatnya teknologi berkembang belakangan ini? Rasanya baru kemarin kita belajar cara memakai mesin pencari, sekarang sudah muncul kecerdasan buatan atau AI yang bisa melakukan hampir segalanya. Mulai dari mengerjakan tugas sekolah, membuat gambar, hingga menyusun strategi bisnis.

Tapi, di balik kemudahan itu, ada rasa cemas yang menghantui. Bagaimana kalau kita salah langkah? Bagaimana kalau anak-anak kita justru terpapar dampak negatifnya karena kita sendiri tidak paham cara mengendalikannya?

Nah, kabar baik datang untuk kita semua. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) baru saja meluncurkan solusi konkret untuk menjawab kecemasan tersebut. Mereka menghadirkan sebuah platform pembelajaran terbuka bernama "Bijak Cerdas Berdigital dan Ber-AI".

Platform ini bukan sekadar situs web biasa. Ini adalah gerbang bagi siapa saja entah itu guru, orang tua, atau pelajar untuk memahami dunia baru ini tanpa harus membayar biaya mahal. Tujuannya sederhana namun mendalam: memastikan masyarakat Indonesia tidak hanya jadi penonton atau korban teknologi, tapi menjadi pengguna yang cerdas dan beretika.

 

Kenapa Platform Ini Sangat Mendesak untuk Diluncurkan?

Mari kita bicara jujur soal kondisi digital kita saat ini. Kita sering melihat di media sosial betapa mudahnya orang termakan hoaks atau penyalahgunaan teknologi deepfake yang meresahkan. Fenomena ini terjadi bukan karena masyarakat kita tidak pintar, melainkan karena laju teknologi lebih cepat daripada pemahaman kita tentang etikanya.

Menko PMK Pratikno menyoroti poin penting ini dalam peluncurannya. Seperti pisau bermata dua, jika tidak digunakan dengan bijak, teknologi ini justru bisa melukai penggunanya. Berikut adalah alasan mengapa literasi digital melalui platform ini menjadi sangat vital:

  • Mencegah Disinformasi: AI mampu membuat konten palsu yang terlihat sangat nyata. Tanpa kemampuan kritis, kita mudah tertipu.
  • Keamanan Data Pribadi: Banyak pengguna tidak sadar bahwa data mereka diambil saat menggunakan aplikasi AI sembarangan.
  • Etika Digital: Memahami batasan sopan santun dan hukum di dunia maya yang kini semakin kabur batasnya.
  • Kesehatan Mental: Menjaga keseimbangan agar tidak ketergantungan pada algoritma yang bisa memicu kecemasan sosial.

Platform ini hadir sebagai "rem" dan "kompas" agar kita tidak tersesat di hutan belantara digital yang penuh ketidakpastian ini.

 

Siapa Saja yang Sebaiknya Mengakses Pembelajaran Ini?

Mungkin ada yang berpikir kalau materi tentang AI itu hanya untuk anak IT atau programmer. Pemikiran itu keliru besar. Justru, platform pembelajaran online terbuka ini didesain agar ramah untuk semua kalangan. Sasaran utamanya sangat luas karena dampak teknologi ini juga dirasakan oleh semua lapisan:

  1. Tenaga Pendidik (Guru/Dosen): Guru adalah garda terdepan. Mereka perlu tahu cara membedakan tugas siswa yang dibuat murni oleh AI atau hasil pemikiran sendiri.
  2. Orang Tua: Sebagai "satpam digital" di rumah, orang tua wajib paham apa yang diakses anak-anak mereka.
  3. Pelajar dan Mahasiswa: Generasi muda adalah pengguna teraktif. Mereka perlu dibekali etika agar tidak menyalahgunakan kemampuan AI.
  4. Masyarakat Umum: Siapa saja yang ingin meningkatkan skill dan tidak ingin tergilas zaman.

 

Apa Saja Materi yang Bisa Kita Pelajari?

Dalam platform ini, materi disusun secara terstruktur. Jangan bayangkan kuliah yang membosankan dengan teori muluk-muluk. Pendekatannya lebih ke arah praktis dan aplikatif untuk kehidupan sehari-hari.

  • Pemahaman Dasar AI: Menjelaskan apa itu kecerdasan buatan dengan analogi sederhana, bukan rumus matematika rumit.
  • Jejak Digital: Bagaimana aktivitas kita direkam oleh internet dan bagaimana cara mengamankannya.
  • Verifikasi Informasi: Teknik sederhana mengecek kebenaran berita atau gambar yang beredar di grup WhatsApp.
  • Etika Berkomentar dan Berkreasi: Mengingatkan kembali bahwa di balik layar monitor ada manusia lain yang punya perasaan.

 

Bagaimana Dampaknya Bagi Masa Depan Pendidikan Kita?

Peluncuran platform ini oleh Kemenko PMK merupakan sinyal kuat bahwa pemerintah tidak main-main soal sumber daya manusia. Pendidikan tidak lagi terbatas di ruang kelas dengan papan tulis. Pembelajaran online terbuka adalah masa depan pendidikan itu sendiri.

Dengan adanya akses gratis seperti ini, kesenjangan pengetahuan bisa dipangkas. Bayangkan seorang guru di daerah pelosok yang memiliki akses internet kini bisa mendapatkan materi yang sama berkualitasnya dengan guru di kota besar. Ini adalah bentuk pemerataan pendidikan gaya baru.

Selain itu, inisiatif ini juga mempersiapkan mental masyarakat. Kita tidak ingin Indonesia hanya menjadi pasar bagi produk teknologi asing. Dengan masyarakat yang cerdas dan bijak, kita bisa bergeser menjadi pengguna yang produktif, bahkan pencipta inovasi di masa depan.

 

Langkah Kecil untuk Perubahan Besar

Perubahan zaman tidak akan menunggu kita siap. Gelombang AI akan terus menerjang, suka atau tidak suka. Pilihan ada di tangan kita: mau membiarkan diri terombang-ambing ketidaktahuan atau belajar berselancar di atas gelombang tersebut?

Kemenko PMK sudah membuka pintunya lebar-lebar lewat platform ini. Fasilitas sudah tersedia, gratis, dan bisa diakses kapan saja. Sekarang giliran kita untuk meluangkan waktu sedikit demi investasi pengetahuan yang tak ternilai harganya. Jangan sampai nanti kita menyesal karena tertinggal jauh saat orang lain sudah berlari kencang bersama teknologi.

Mari kita manfaatkan kesempatan ini. Ajak rekan kerja, keluarga, atau siswa didik untuk mulai belajar. Menjadi pintar itu penting, tapi menjadi bijak di era digital adalah sebuah keharusan.

 Faq

1. Apakah platform ini benar-benar gratis 100%?
Ya, platform ini diluncurkan sebagai layanan publik oleh Kemenko PMK dan bisa diakses tanpa biaya sepeser pun oleh seluruh masyarakat Indonesia.
2. Apakah saya akan mendapatkan sertifikat setelah menyelesaikan materi?
Biasanya platform pembelajaran pemerintah menyediakan e-sertifikat sebagai tanda partisipasi dan penyelesaian modul, yang bisa berguna untuk portofolio pribadi.
3. Apakah materi di dalamnya sulit bagi orang yang gaptek?
Tidak. Materi dirancang dengan bahasa yang mudah dipahami (user-friendly) karena target audiensnya mencakup masyarakat umum, orang tua, dan anak-anak.
4. Bisakah platform ini diakses lewat HP?
Tentu saja. Platform pembelajaran online terbuka modern pasti didesain responsif (mobile-friendly) agar bisa diakses mudah melalui smartphone maupun laptop.
5. Bagaimana cara mendaftar akun di platform ini?
Pengguna umumnya hanya perlu mendaftar menggunakan email aktif atau menautkan akun Google untuk mulai mengakses seluruh materi pembelajaran.
✍️ Ditulis oleh Akhdan  al fikri (alf)
Sevenstar Digital